Johnny English Reborn merupakan sebuah film komedi asal Inggris yang memparodikan agen rahasia James Bond. Film ini merupakan sekuel dari film sebelumnya yang berjudul Johnny English pada tahun 2003. Film ini dibintangi oleh Rowan Atkinson yang juga berperan di film serupa pada tahun 2003 lalu. Jelas, kalo yang main dia, film mah ga ada serius-seriusnya. Tapi film ini bagus dan ngajarin kebijakan banget hahaha.
tentang action gitu, cuma, karena yang main si Rowan, filmnya jadi humor dan hampir di setiap detik selalu muncul kekonyolan yang "mengocok perut".
Jadi, Rowan yang memerani karakter Johnny, semenjak ia lalai dalam menjalankan tugasnya saat presiden Amerika berpidato (masa mozambik sih katanya -_-)dan kemudian ia dipecat dari pekerjaannya, ini masuk ke dalam kelompok spy atau bisa disebut semacam FBI yang bernama M17, dan ada senjata yang disebut kunci milik Vortex yang harus dicari karena senjata itu berbahaya, dan juga sedang dicari oleh pihak yang akan menyalah gunakannya. Dan KHASnya, setiap Johnny mendengar kata "mozambik", matanya selalu berkedut-kedut, karenaaaa......ahahaha kayaknya gaperlu dibahas deh..
Perjalanan Johnny sebagai spy dibantu oleh timnya dan rekan sekerjanya yang bernama Tucker (Daniel Kaluuya). Tanpa sepengetahuan Johnny, teman lamanya yang bergabung dalam M17 --- Ambrose (Dominic West), adalah salah satu penyelinap dan penghianat yang ternyata adalah salah satu agen Vortex yang jahat.
English menemui Karlenko menyamar sebagai Adams.
Lalu di film ini juga terdapat nenek yang menjelma sebagai anak buah si Ambrose yang disuruh untuk membunuh orang-orang yang menghalangi misinya untuk membunuh perdana menteri.
Nenek itu membunuh Karlenko yang ternyata salah satu anggota Vortex, tapi Karlenko masih bisa bertahan dan sebelum mati ia memberikan kunci Vortex miliknya pada English yang sempat memberitahu misinya kepada Karlenko, dan Karlenko siap membantu sebelum nafas terakhirnya di hembuskan. Karlenko juga memberitahu kalau Vortex adalah KGB, CIA dan MI-7. Tucker dan English sadar ada mata - mata di MI-7, tapi saat itu English belum tau bahwa mata-mata alias si penyelinap itu adalah Ambrose.
Saat rapat English bilang pada Pamela kalau Vortex ada tiga orang, dan masing - masing punya kunci. Fisher dan Karlenko telah mati. English minta Pamela memberi waktu untuk mencari orang ke tiga Vortex.
English mengeluarkan kunci vortex dan bertanya apa Ambrose tahu siapa anggota Vortex di MI-7? Tucker memberitahu English kalau Ambrose adalah Vortex yang ke tiga, ia punya bukti. Ambrose bilang kalau Patch yang merupakan Vortex, bukan dirinya. English segera pergi mencari Patch.
Sebelumnya Ambrose minta English memberikan kunci Vortex milik Karlenko. Ambrose bilang English sangat bodoh. Ambrose akhirnya berhasil menyatukan ketiga kunci vortex.
Setelah English pergi, Ambrose memberitahu Pamela kalau English adalah orang ke tiga Vortex.
English menemui Patch dan bilang ia sudah tahu kalau Patch adalah Vortex. Tapi Patch bilang Englishlah yang Vortex dan ia sadar kalau Pamela telah mengerahkang orang - orang untuk menangkapnya. English melarikan diri dan minta bantuan Kate. English bilang kalau ia difitnah sebagai Vortex. Kate merasa ada yang aneh pada peristiwa Chambal. Kate bilang mungkin rahasia Vortex adalah timox yang bisa mengendalikan pikiran dan membunuh orang yang terkena timox. Setahu Kate timox sudah disuruh oleh CIA untuk dimusnahkan.
Ambrose datang kerumah Kate dan menanyakan tentang English. Ambrose bilang ia ingin bertanya tentang Vortex pada English. Kate mengajak Ambrose pergi karena English tidak datang padanya.
English langsung ingat Ambrose bersama dengan Karlenko dan Fisher di Mozambigue. English berhasil melarkan diri dari pembunuhan. English menemui Tucker dan minta maaf karena Tucker benar kalau Ambrose adalah vortex. Tucker dan English bekerja sama untuk mengungkap kebenaran.
Tucker pura - pura menangkap English, supaya mereka bisa menyusup ke markas MI-7.
Ambrose menyuruh orang untuk menaruh timox di minuman Pamela. Ambrose memperhatikan Pamela dari kamera.
English menemui Pamela dan bilang kalau Ambrose akan membuat Pamela membunuh Xiang Ping tanpa Pamela sadari. Ambrose datang dan Pamela sangat senang. English bilang pada Pamela kalau Ambroselah Vortex yang ke tiga. English meminum minuman Pamela. Ambrose bilang ada timox didalam minuman itu. Pamela marah karena Ambrose mengkhianati dinasnya.
English mematuhi Ambrose dan berencana memmbunuh Xiang Ping, tapi English bisa mengendalikan dirinya. English diprediksi mati tapi akhirnya hidup lagi. Setelah terbebas dari pengaruh timox English menanyakan kemana perginya Ambrose.
English langsung mengejar mengejar Ambrose dan berhasil membunuh Simon.
Hari penobatan dan pengembalian gelar ksatria pada English di istana tiba. Ternyata nenek tua pembunuh dari Hongkong menyamar sebagai ratu. English mengejarnya dan memukuli nenek itu. Pamela, Kate dan Tucker kaget melihat English yang memukuli ratu. English kaget saat pengawal datang dan membawa nenek tua, sementara yang dipukuli dan ditangkapnya adalah ratu yang asli hahaha
Saat rapat English bilang pada Pamela kalau Vortex ada tiga orang, dan masing - masing punya kunci. Fisher dan Karlenko telah mati. English minta Pamela memberi waktu untuk mencari orang ke tiga Vortex.
English mengeluarkan kunci vortex dan bertanya apa Ambrose tahu siapa anggota Vortex di MI-7? Tucker memberitahu English kalau Ambrose adalah Vortex yang ke tiga, ia punya bukti. Ambrose bilang kalau Patch yang merupakan Vortex, bukan dirinya. English segera pergi mencari Patch.
Sebelumnya Ambrose minta English memberikan kunci Vortex milik Karlenko. Ambrose bilang English sangat bodoh. Ambrose akhirnya berhasil menyatukan ketiga kunci vortex.
Setelah English pergi, Ambrose memberitahu Pamela kalau English adalah orang ke tiga Vortex.
English menemui Patch dan bilang ia sudah tahu kalau Patch adalah Vortex. Tapi Patch bilang Englishlah yang Vortex dan ia sadar kalau Pamela telah mengerahkang orang - orang untuk menangkapnya. English melarikan diri dan minta bantuan Kate. English bilang kalau ia difitnah sebagai Vortex. Kate merasa ada yang aneh pada peristiwa Chambal. Kate bilang mungkin rahasia Vortex adalah timox yang bisa mengendalikan pikiran dan membunuh orang yang terkena timox. Setahu Kate timox sudah disuruh oleh CIA untuk dimusnahkan.
Ambrose datang kerumah Kate dan menanyakan tentang English. Ambrose bilang ia ingin bertanya tentang Vortex pada English. Kate mengajak Ambrose pergi karena English tidak datang padanya.
English langsung ingat Ambrose bersama dengan Karlenko dan Fisher di Mozambigue. English berhasil melarkan diri dari pembunuhan. English menemui Tucker dan minta maaf karena Tucker benar kalau Ambrose adalah vortex. Tucker dan English bekerja sama untuk mengungkap kebenaran.
Tucker pura - pura menangkap English, supaya mereka bisa menyusup ke markas MI-7.
Ambrose menyuruh orang untuk menaruh timox di minuman Pamela. Ambrose memperhatikan Pamela dari kamera.
English menemui Pamela dan bilang kalau Ambrose akan membuat Pamela membunuh Xiang Ping tanpa Pamela sadari. Ambrose datang dan Pamela sangat senang. English bilang pada Pamela kalau Ambroselah Vortex yang ke tiga. English meminum minuman Pamela. Ambrose bilang ada timox didalam minuman itu. Pamela marah karena Ambrose mengkhianati dinasnya.
English mematuhi Ambrose dan berencana memmbunuh Xiang Ping, tapi English bisa mengendalikan dirinya. English diprediksi mati tapi akhirnya hidup lagi. Setelah terbebas dari pengaruh timox English menanyakan kemana perginya Ambrose.
English langsung mengejar mengejar Ambrose dan berhasil membunuh Simon.
Hari penobatan dan pengembalian gelar ksatria pada English di istana tiba. Ternyata nenek tua pembunuh dari Hongkong menyamar sebagai ratu. English mengejarnya dan memukuli nenek itu. Pamela, Kate dan Tucker kaget melihat English yang memukuli ratu. English kaget saat pengawal datang dan membawa nenek tua, sementara yang dipukuli dan ditangkapnya adalah ratu yang asli hahaha
Dan sejak nonton film ini juga gw jadi terobsesi untuk menjelma jadi psikolog yang handal #eaa
tapi amin-kan saja yaa. o:)

No comments:
Post a Comment